Langsung ke konten utama

Kepada kalian~






Kepada kalian yang diberi kelebihan dalam perhitungan, betapa melegakannya hidup kalian karna tidak dipusingkan dengan kesulitan berhitung.

Kepada kalian yang diberi kelebihan dalam menggambar, betapa indahnya hidup kalian karna dapat dengan bebas menggambar apa saja yang kalian inginkan.

Kepada kalian yang diberi kelebihan dalam berbahasa, betapa mengagumkannya hidup kalian karna dapat dengan mudah berbicara dalam berbagai bahasa.

Kepada kalian yang diberi kelebihan dalam bidang olahraga, betapa senangnya hidup kalian karna tak perlu waktu lama untuk mempelajari olahraga yang kalian sukai.

Kepada kalian yang diberi kelebihan dalam bernyanyi, pasti menyenangkan mendengar suara indah kalian melantunkan lagu yang kalian sukai tanpa khawatir orang laim terganggu.

Kepada kalian yang diberi kelebihan dalam berbicara, menyenangkan bukan beradu argumen dan kalian lah yang selalu menang.

Kepada kalian yang diberi keelokan wajah, Menyenangkan bukan memamerkan wajah kalian kepada orang lain tanpa takut orang lain akan menghina kalian?

Kepada kalian yang diberi kelebihan dalam tinggi badan, pasti menyenangkan bisa menggapai apapun tanpa harus berjinjit kesakitan.

Kepada kalian yang diberi kelebihan dalam materi, Betapa menjanjikannya hidup kalian tanpa harus khawatir takmendapatkan apa yang kalian inginkan dengan uang yang kalian miliki.

Kepada kalian yang diberi kelebihan dalam kesehatan, Pasti menyenangkan bukan hidup bebas tanpa dihantui rasa ketakutan pada penyakit yang bisa kambuh kapan saja.

Kepada kalian yang diberi keluarga yang harmonis, pasti menyenangkan bisa menonton acara favorit bersama keluarga kalian.

Kepada kalian yang hatinya selalu ikhlas, betapa tenangnya hidup kalian karna tak pernah memiliki dendam dan amarah.

Kepada kalian yang tidak pernah mensyukuri apa yang kalian miliki, betapa menyesakkannya hidup kalian karna terus mencari apa yang orang lain miliki dan kemudian menginginkannya.

Dan kalian juga lah orang, yang ingin terus memiliki segalanya tanpa bersyukur pada apa yang kalian punya.
Benar!
Kalian sibuk mengeluh pada Tuhan tanpa pernah sekalipun berterimakasih.

Apa itu masuk akal?
"Maka nikmat tuhanmu manakah yang kamu dustakan?"

-15 September 2016 18.55 WIB -
~Siti Ika Lestari~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Punya Kakak

Ini curahan hati adek ya. Gada hubungannya sama Joongki Oppa ๐Ÿ˜‚ *apasih* Oke langsung ajalah ya~ Aku anak pertama dari tiga bersaudara. Benar! Aku punya adik. Mereka adikku, dan aku kakak mereka. Selama ini aku hanya tau rasanya menjadi kakak. Bagaimana mengajari adik-adikku ini itu. Bagaimana melarang mereka melakukan hal yang salah. Bagaimana memarahi mereka saat mereka nakal. Aku hanya bisa merasakan menjadi kakak. Tanpa tahu bagaimana rasanya memiliki seorang kakak. Kakak adalah orang yang harus mengobati adiknya bahkan meskipun ia juga terluka. Selama ini aku hanya melakukannya sebisaku. Aku tak merasa menjadi kakak yang baik. Tapi aku juga tak merasa telah menyalahgunakan tittle 'kakak' yang kumiliki itu. Selama 17 tahun aku hidup. Aku hanya fokus dengan diriku, dan dengan mereka. Bagaimana membuat mereka tersenyum. Bagaimana agar mereka tak mencontoh perilaku buruk kakaknya. Bagaimana agar mereka tak mempermalukanku saat kuajak mereka bermain. Bagaimana mengaj...

Aku, Oppa, dan Kalian

Gitu banget sih natapnya ANYEOOONG CHINGUDEUUL๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„ Ketemu lagi sama gadis 17tahunan yang menyukai Song Joongki dengan tulus dan sepenuh hati. Kali ini Adek pen berbagi cerita sama kalian semua. Memangnya siapa lagi yang bisa Adek ajak curhat kalo bukan kalian yakan ๐Ÿ˜‚ (abaikan saja ini) Sebetulnya ni artikel ga penting juga sih. Tapi ya dibikin ajalah, itung-itung berbagi beban dihati๐Ÿ’‘ Keylaa kali ini Adek mau bahas tentang Diriku yang selalu ditentang oleh teman-teman dikarenakan demen banget ama Song Joongki. Gangerti juga si kenapa mereka begitu, seolah Adek dah melakukan sesuatu yang keji dan tidak bisa dimaafkan (ini hiperbola). Gak berlebihan gitu juga sih. Tapi yaa, gedek aja gitu denger mereka suka bilang kata-kata yang aduhai bikin nyesek juga. "heleh muka muka plastik. Orang korea mah oplas semua" WHAAAT! OPLAS SEMUAA? Percayalah ini gak sekasar itu, cuma yang bikin subtittlenya aja berlebihan Serasa pengen teriak sekenceng-kencen...

Jika kuberi tahu bagaimana rasa sakitnya, apa kamu akan sekuat aku?

CATATAN PENULIS: "Cerpen ini sepenuhnya dibuat dan dipublikasikan oleh Siti Ika Lestari. Cerpen ini belum pernah dikirimkan kepada penerbit karena hanya untuk koleksi pribadi. Tolong sertakan nama penulis jika saudara ingin menyalin cerpen ini. Terimakasih" Jika kuberi tahu bagaimana rasa sakitnya, apa kamu akan sekuat aku?                                 Created by: Siti Ika Lestari Bagaimana hari ini? Kau bisa melakukannya, kan? Kau tidak mengecewakan Ibu, kan? Tentu saja tidak. Kau putri Ibu. Tidak mungkin kau mengecewakan Ibu. Makanlah. Kau sudah bekerja keras. Ibu bangga. Jika kuberi tahu bagaimana rasa sakitnya, apa kamu akan sekuat aku? Kenapa? Apa salahku Bu? Kenapa kau melakukannya padaku? Kau tahu? Hidupku tak seindah yang ada dalam benakmu. Aku lelah! Aku benar-benar lelah! Kenapa kau melakukannya? Apa dulu aku jahat padamu? Apa ketika kau mengandungku, aku sering membuatmu susa...