Langsung ke konten utama

What my heart want to say

Bukan tentang seperti apa perasaanku sekarang
Tapi, sekali lagi aku membuatmu bersedih
 Bukan tentang seperti apa perasaanku sekarang
Dan aku tidak pernah membencimu untuk itu

 Aku harap cinta ini tidak akan pernah berubah
Aku harap kita akan selalu tersenyum
Terimakasih
 Begitu banyak hal yang terjadi
Sering kita menemui hal sulit dan melelahkan
Tapi cinta ini tetap hal tersulit untuk kita
Maafkan aku

Bukan tentang seperti apa perasaanku sekarang
Tapi, kesalahpahaman membawa perkara lain
Bukan tentang seperti apa perasaanku sekarang
Kau tetap yang terbaik dihatiku

 Aku benci diri ini yang begitu bodoh
Terus dan terus mengulangi kesalahan
Tenanglah, aku akan selalu bersamamu

 Bukan tentang seperti apa perasaanku sekarang
Tapi, sekali lagi aku membuatmu bersedih

Kita terlalu banyak berharap dan meminta satu sama lain
Terkadang itu membawa masalah
Tapi cinta ini tetap hal tersulit untuk kita
Maafkan aku

 Aku yang ceroboh, aku yang selalu tidak mengertikanmu
Kebahagian yang kita dapat,
Begitupula dengan kepedihan yang kita punya
Aku berharap ketika waktu berlalu
Semua akan menjadi kenangan yang membuat kita tersenyum
Terimakasih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Punya Kakak

Ini curahan hati adek ya. Gada hubungannya sama Joongki Oppa ๐Ÿ˜‚ *apasih* Oke langsung ajalah ya~ Aku anak pertama dari tiga bersaudara. Benar! Aku punya adik. Mereka adikku, dan aku kakak mereka. Selama ini aku hanya tau rasanya menjadi kakak. Bagaimana mengajari adik-adikku ini itu. Bagaimana melarang mereka melakukan hal yang salah. Bagaimana memarahi mereka saat mereka nakal. Aku hanya bisa merasakan menjadi kakak. Tanpa tahu bagaimana rasanya memiliki seorang kakak. Kakak adalah orang yang harus mengobati adiknya bahkan meskipun ia juga terluka. Selama ini aku hanya melakukannya sebisaku. Aku tak merasa menjadi kakak yang baik. Tapi aku juga tak merasa telah menyalahgunakan tittle 'kakak' yang kumiliki itu. Selama 17 tahun aku hidup. Aku hanya fokus dengan diriku, dan dengan mereka. Bagaimana membuat mereka tersenyum. Bagaimana agar mereka tak mencontoh perilaku buruk kakaknya. Bagaimana agar mereka tak mempermalukanku saat kuajak mereka bermain. Bagaimana mengaj...

Aku, Oppa, dan Kalian

Gitu banget sih natapnya ANYEOOONG CHINGUDEUUL๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„ Ketemu lagi sama gadis 17tahunan yang menyukai Song Joongki dengan tulus dan sepenuh hati. Kali ini Adek pen berbagi cerita sama kalian semua. Memangnya siapa lagi yang bisa Adek ajak curhat kalo bukan kalian yakan ๐Ÿ˜‚ (abaikan saja ini) Sebetulnya ni artikel ga penting juga sih. Tapi ya dibikin ajalah, itung-itung berbagi beban dihati๐Ÿ’‘ Keylaa kali ini Adek mau bahas tentang Diriku yang selalu ditentang oleh teman-teman dikarenakan demen banget ama Song Joongki. Gangerti juga si kenapa mereka begitu, seolah Adek dah melakukan sesuatu yang keji dan tidak bisa dimaafkan (ini hiperbola). Gak berlebihan gitu juga sih. Tapi yaa, gedek aja gitu denger mereka suka bilang kata-kata yang aduhai bikin nyesek juga. "heleh muka muka plastik. Orang korea mah oplas semua" WHAAAT! OPLAS SEMUAA? Percayalah ini gak sekasar itu, cuma yang bikin subtittlenya aja berlebihan Serasa pengen teriak sekenceng-kencen...

Jika kuberi tahu bagaimana rasa sakitnya, apa kamu akan sekuat aku?

CATATAN PENULIS: "Cerpen ini sepenuhnya dibuat dan dipublikasikan oleh Siti Ika Lestari. Cerpen ini belum pernah dikirimkan kepada penerbit karena hanya untuk koleksi pribadi. Tolong sertakan nama penulis jika saudara ingin menyalin cerpen ini. Terimakasih" Jika kuberi tahu bagaimana rasa sakitnya, apa kamu akan sekuat aku?                                 Created by: Siti Ika Lestari Bagaimana hari ini? Kau bisa melakukannya, kan? Kau tidak mengecewakan Ibu, kan? Tentu saja tidak. Kau putri Ibu. Tidak mungkin kau mengecewakan Ibu. Makanlah. Kau sudah bekerja keras. Ibu bangga. Jika kuberi tahu bagaimana rasa sakitnya, apa kamu akan sekuat aku? Kenapa? Apa salahku Bu? Kenapa kau melakukannya padaku? Kau tahu? Hidupku tak seindah yang ada dalam benakmu. Aku lelah! Aku benar-benar lelah! Kenapa kau melakukannya? Apa dulu aku jahat padamu? Apa ketika kau mengandungku, aku sering membuatmu susa...